Harga Minyak Dunia Turun, Jalur Pipa Arab Saudi Kembali Beroperasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5540889/original/074569200_1774841000-6.jpg)
Harga minyak dunia turun dari level tertinggi Senin setelah Arab Saudi mengembalikan aliran minyak melalui jalur pipa East-West sebesar 3,5 juta barel per hari (bph), dibanding kapasitas maksimal 7 juta bph. Pipa ini menjadi jalur alternatif untuk mengirim minyak ke Laut Merah tanpa melewati Selat Hormuz yang dulu ditutup akibat serangan drone. Sementara itu, ketegangan AS-Iran masih berdampak, dengan Presiden Trump masih menolak tawaran pembukaan kembali Selat Hormuz. Jika pasokan Arab Saudi pulih penuh dan situasi Timur Tengah stabil, harga minyak dapat turun lebih lanjut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 10.19
Harga Minyak Dunia Mendidih ke US$105,91 Per Barel imbas Pasokan
JawaPos · 29 September 2026 pukul 08.00
Harga Minyak Dunia Menguat Selasa Ini, Tertekan Konflik AS-Iran dan Ketegangan Selat Hormuz
JawaPos · 28 September 2026 pukul 08.00
Harga Minyak Dunia Kompak Menguat Usai Donald Trump Tolak Proposal Perdamaian
Berita terkait
Harga Minyak Melejit, Brent Naik 3,4% di Tengah Negosiasi AS-Iran
Liputan6.com · 25 September 2026 pukul 08.00
Harga Minyak Dunia Terus Melonjak akibat Ketegangan AS-Iran
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 19.22
Eskalasi Menegangnya Relasi AS-Iran Picu Kenaikan Harga Minyak Global
JawaPos · 7 September 2026 pukul 09.00
Ngegas Terus, Harga Minyak Tembus US$95 usai AS-Iran Saling Hantam
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 10.28