Ngegas Terus, Harga Minyak Tembus US$95 usai AS-Iran Saling Hantam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak dunia naik ke US$95 per barel pada Rabu (2/9) setelah serangan udara saling antara AS dan Iran memicu kekhawatiran gangguan pasokan. Kontrak Brent naik 0,92% dan WTI naik 0,89%. Serangan terjadi setelah IRGC menyerang pelayaran komersial di Selat Hormuz dan personel AS, diikuti balasan serangan AS pada target Iran. Selat Hormuz, rute penting yang sebelumnya mengantarkan 20% pasokan minyak global, kini ditutup untuk pelayaran komersial. Militer Yordania berhasil mencegat 10 dari 13 rudal balistik IRGC, sementara serangan pesawat nirawak terhadap pangkalan AS di Bahrain berhasil dilancarkan Iran. Di AS, persediaan minyak mentah turun 2,6 juta barel pada akhir Agustus.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 17.42
Kejomplangan Perang Ranjau antara AS-Iran di Selat Hormuz
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 09.27
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Brent Tembus US$95
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 17.03
Rupiah Tertekan ke Rp17.744/USD, Pasar Waspadai Konflik AS-Iran dan The Fed
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 07.40
Harga Minyak Dunia Tembus US$ 90, Konflik AS-Iran Kembali Memanas
Berita terkait
Harga Minyak Dunia Menguat Usai AS Ancam Isolasi Ekonomi Iran
Liputan6.com · 15 Agustus 2026 pukul 08.30
Harga Minyak Dunia Melesat 2,5 Persen Usai AS Serang Iran
kumparan · 31 Agustus 2026 pukul 08.44
AS Gempur Iran, Harga Minyak Langsung Melejit
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 07.49
Harga Minyak Hari Ini Anjlok Imbas Kebuntuan Perundingan AS-Iran
Liputan6.com · 29 Agustus 2026 pukul 08.46