Harga Minyak Dunia Turun ke US$101 usai G7 Lepas Cadangan Darurat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak mentah dunia turun setelah negara-negara G7 sepakati melepas 100 juta barel dari cadangan stok darurat. Keputusan ini, yang mencakup 70 juta barel minyak mentah dan 30 juta barel diesel, ditujukan untuk meredakan tekanan harga akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Harga minyak Brent berjangka turun 0,34 persen ke US$101,90 per barel, sementara WTI AS turun 0,68 persen ke US$90,49 per barel. Penurunan ini juga didorong oleh pemulihan ekspor minyak dari Timur Tengah yang kembali melampaui level sebelum konflik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 5 Oktober 2026 pukul 08.53
Harga Minyak Dunia Tergelincir Setelah Ekspor Timur Tengah Meningkat
SINDOnews · 5 Oktober 2026 pukul 09.20
Arab Saudi Pangkas Harga Minyak ke Asia, Diskon Terbesar sejak 2020
Detik.com · 5 Oktober 2026 pukul 08.30
OPEC+ Sepakat Tahan Produksi Minyak
SINDOnews · 5 Oktober 2026 pukul 07.52
Trump Matikan Kamera saat G7 Sepakati Pelepasan 100 Juta Barel Minyak
Berita terkait
Harga Minyak Dunia Rabu 30 September 2026 Fluktuatif Saat Pasokan Timur Tengah Mereda
JawaPos · 30 September 2026 pukul 08.45
Harga Minyak Dunia Tergelincir, Ini Pemicunya
Liputan6.com · 19 September 2026 pukul 08.33
Harga Minyak Dunia Mulai Mencair dari Level US$100 per Barel
CNN Indonesia · 18 September 2026 pukul 09.17
Harga Minyak Turun 1%, Pasar Mulai Redam Kekhawatiran Gangguan Pasokan Timur Tengah
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 09.17