OPEC+ Sepakat Tahan Produksi Minyak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

OPEC+ sepakat mempertahankan target produksi minyak untuk November 2026 dalam pertemuan daring yang dihadiri tujuh negara utama: Arab Saudi, Rusia, Irak, Kuwait, Aljazir, Kazakhstan, dan Oman. Keputusan ini diambil meskipun produksi di kawasan Teluk masih berada di bawah kuota akibat gangguan ekspor yang berlanjut sejak konflik AS-Israel dengan Iran. Dalam beberapa bulan terakhir, volume ekspor minyak hanya mencapai 60-80% dari kondisi normal. Analis UBS Giovanni Staunovo menyatakan bahwa pasar minyak global tetap ketat meskipun aliran melalui Selat Hormuz mulai membaik, namun produksi tetap jauh di bawah target yang ditetapkan.
Harga minyak mentah turun pada Jumat setelah negara-negara Eropa menyetujui permintaan Presiden AS Donald Trump untuk melepas cadangan strategis. Brent turun tipis 6 sen menjadi US$102,25 per barel, sementara WTI AS turun US$1,76 menjadi US$91,11 per barel. G7 akan melepas total 100 juta barel cadangan selama empat bulan ke depan, dengan fokus pada cadangan diesel pada 20 hari pertama. Meskipun melemah, harga Brent tetap berada di atas US$100 per barel, jauh lebih tinggi dibandingkan US$73 per barel sebelum konflik Iran pecah pada akhir Februari 2026.
Konflik di Timur Tengah juga menyebabkan target produksi OPEC+ sepanjang 2026 sebagian besar hanya terwujud di atas kertas. Tujuh negara tersebut memproduksi sekitar 25 juta barel per hari (bpd) pada Agustus, naik 630.000 bpd dari Juli, namun masih sekitar 5 juta bpd di bawah level sebelum perang. OPEC+ juga mempertahankan pemotongan produksi 2 juta bpd. Pertemuan berikutnya dijadwalkan pada 1 November, dengan kemungkinan perubahan target produksi belum dilakukan sebelum 2027.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 4 Oktober 2026 pukul 22.15
OPEC+ Tahan Target Produksi, Harga Minyak Dunia Bertahan di Atas US$ 100
Liputan6.com · 5 Oktober 2026 pukul 08.53
Harga Minyak Dunia Tergelincir Setelah Ekspor Timur Tengah Meningkat
Liputan6.com · 5 Oktober 2026 pukul 07.35
Arab Saudi Pangkas Harga Minyak untuk Pasar Asia
JawaPos · 4 Oktober 2026 pukul 22.45
7 Negara OPEC+ Sepakat Pertahankan Batas Produksi Minyak November
Berita terkait
Harga Minyak Dunia Turun Usai G7 Ambil Langkah Darurat
Liputan6.com · 3 Oktober 2026 pukul 08.17
Sanksi Barat Tak Mampu Bendung Minyak Rusia, Ekspor Tiap Pekan Tembus Rp42 Triliun
SINDOnews · 3 Oktober 2026 pukul 09.15
Rupiah Berpotensi Melemah ke Rp 17.950, Tertekan Konflik Timur Tengah dan Harga Minyak
JawaPos · 29 September 2026 pukul 07.45
Harga Minyak Dunia Melunak ke US$105,85 per Barel Hari Ini
CNN Indonesia · 25 September 2026 pukul 10.18