Harga Minyak Masih US$90, RATU Optimistis Kinerja 2026 Tetap Terangkat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) optimis kinerja perusahaan hingga akhir 2026 akan terangkat berkat harga minyak yang bertahan di level tinggi, sekitar US$90 per barel. Kondisi geopolitik global dan defisit pasokan akibat penutupan Selat Hormuz sebesar 1,8 juta barel per hari pada kuartal III-2026 menjadi faktor utama penopang harga tersebut.
Kenaikan harga minyak berdampak positif pada keuangan RATU. Pada semester I 2026, adjusted EBITDA perusahaan naik 38% menjadi US$21,28 juta. Laba bersih juga melonjak signifikan sebesar 102% secara tahunan, mencapai US$15,54 juta dibandingkan US$7,71 juta pada periode yang sama tahun 2025.
Bagikan
Berita terkait
Kinerja Antam Melesat, Hilirisasi Nikel Diperkuat
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 18.25
Harga Minyak Tembus USD 100 per Barel, Defisit APBN Dijaga Tetap di Bawah 3%
kumparan · 10 September 2026 pukul 17.31
IHSG Anjlok 1,29%! Babak Belur Dihajar Harga Minyak dan Obligasi AS
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 16.40
Rupiah Melemah ke Rp17.547 per Dolar AS, Harga Minyak Jadi Sorotan
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 15.38