Jakarta · Kamis, 10 September 2026Cari
WargaKonoha

Harga Minyak Tembus USD 100 per Barel, Defisit APBN Dijaga Tetap di Bawah 3%

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan defisit APBN 2026 akan tetap terjaga di bawah 3 persen meskipun harga minyak dunia mencapai USD 100 per barel. Saat ini, defisit tercatat masih rendah, yakni 0,91 persen pada Juli dan 0,95 persen pada Agustus. Pemerintah mengklaim memiliki ruang fiskal karena asumsi anggaran sebelumnya sudah memperhitungkan harga minyak di level tersebut.

Kenaikan harga minyak ini belum memicu peningkatan kuota subsidi energi. Pemerintah optimis daya beli masyarakat umum tidak akan terganggu karena penggunaan BBM subsidi seperti Pertalite masih terlindungi. Meski demikian, pemerintah tetap memantau perkembangan harga minyak dunia agar tidak melonjak lebih tinggi lagi.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait