Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Harga Minyak Mendidih Lagi Dekati US$ 85/Barel

Tegangan di Selat Hormuz kembali mendorong harga minyak naik. Pada Senin, 10 Agustus 2026, harga minyak Brent naik US$1,20 atau 1,44% ke US$84,79 per barel, sementara minyak mentah AS (WTI) naik US$1,12 atau 1,08% ke US$79,29 per barel. Kenaikan ini terjadi seiring ketidakpastian atas jalur logistik energi utama dunia akibat konflik yang belum terselesaikan.

Iran masih menahan pembukaan penuh Selat Hormuz dan menuntut kompensasi dari AS atas kerusakan yang diakibatkan perang. Garda Revolusi Iran (IRGC) menyatakan bahwa selat tersebut kini dianggap sebagai medan perang, bukan sekadar jalur pelayaran. IRGC menegaskan akan membuka kembali hanya setelah AS memenuhi semua syarat yang ditetapkan.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengungkapkan bahwa negosiasi dengan Oman mengenai pengelolaan lalu lintas di Selat Hormuz hampir selesai. Namun, pembukaan kembali jalur ini masih bergantung pada syarat-syarat lain dan kompensasi atas pelanggaran terhadap kesepakatan sebelumnya pada Juni 2026. Araghchi membantah adanya negosiasi langsung dengan AS dan menyatakan bahwa hanya ada pertukaran pesan melalui perantara.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait