Ketegangan di Selat Hormuz Picu Harga Minyak Global Makin Fluktuatif
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak mentah global mengalami fluktuasi pada perdagangan Jumat (4/9) pagi, dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran di Selat Hormuz. Kontrak berjangka minyak Brent turun 0,22 persen ke level USD 95,61 per barel, sementara minyak West Texas Intermediate (WTI) naik 0,22 persen ke USD 91,50 per barel dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Ketegangan meningkat setelah Militer Iran mengklaim telah menargetkan pangkalan AS di Kuwait dan Uni Emirat Arab (UEA). Kuwait menyatakan telah merespons ancaman rudal dan drone, sementara UEA belum memberikan konfirmasi insiden. Pasokan minyak melintasi Selat Hormuz berada di bawah ancaman, berpotensi membalikkan pemulihan terbaru dalam volume perdagangan.
Harga minyak kemudian melemah setelah Arab Saudi mempertahankan harga jual minyak mentah andalannya untuk bulan depan. Keputusan ini menunjukkan bahwa kondisi pasokan di pasar tidak seketat yang diperkirakan oleh sebagian investor, sehingga mendukung stabilisasi harga meski ketegangan geopolitik berlanjut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 3 September 2026 pukul 15.57
AS Klaim Kawal 40 Kapal Angkut 18 Juta Barel Minyak Lewati Selat Hormuz
Media Indonesia · 3 September 2026 pukul 18.08
AS: Putuskan Hubungan Dagang dengan Iran
Media Indonesia · 3 September 2026 pukul 17.19
Kedutaan Besar Iran di Indonesia Kutuk Agresi Militer AS 1 September 2026
Detik.com · 3 September 2026 pukul 16.28
Iran Klaim Ranjau Laut Baru Telah Ditebar di Selat Hormuz
Berita terkait
Harga Minyak Mendidih Lagi Dekati US$ 85/Barel
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 07.30
Trump Klaim Pegang Kendali Selat Hormuz, Jutaan Barel Minyak Melintas
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 15.21
Tercekik Blokade Laut, Iran Ancam Serang Kepentingan Ekonomi Amerika
JPNN.com · 28 Agustus 2026 pukul 14.00
AS Tolak Hidupkan Kembali Kesepakatan Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Mendidih 2%
SINDOnews · 28 Agustus 2026 pukul 08.02