Harga Minyak Dunia Menguat Usai AS Ancam Isolasi Ekonomi Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8258069/original/058566900_1781312784-AP26162502155547.jpg)
Harga minyak dunia naik pada Jumat 2026 setelah AS mengancam blokade laut terus-menerus terhadap pelabuhan Iran. Brent mencapai US$ 88,52/barel (+1,7%), WTI US$ 82,40/barel (+1,4%). Kenaikan terus-menerus mingguan lebih dari 5% setelah turun 2% pada Kamis. Ancaman isolasi ekonomi Iran dari Menteri Keuangan AS Scott Bessent memicu kekhawatiran pasar terhadap Selat Hormuz, jalur strategis 21% arus minyak global. Iran menyerang dua kapal ADNOC di Selat Hormuz pada Kamis. IEA meredam sedikit ketakutan awal dengan data ekspor melewati perkiraan, namun kekhawatiran kembali tinggi setelah perkembangan terbaru.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 16.30
Harga Minyak Dunia Diprediksi Tembus US$90 per Barel Pekan Depan
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 20.32
Ekonom Nilai B50 Bisa Menghemat Cadangan Devisa & Mendorong Transformasi Ekonomi
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 00.12
Indonesia Bisa Raup Keuntungan Berlipat Jika Produksi Kendaraan Nasional Digenjot
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 20.07
Prabowo Tetapkan Lifting Minyak 2027 610.000 Barel per Hari
Berita terkait
Harga Minyak Tembus US$ 103 di Tengah Mandeknya Perundingan AS-Iran
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 06.43
Harga Minyak Dunia Turun, Jalur Pipa Arab Saudi Kembali Beroperasi
Liputan6.com · 29 September 2026 pukul 07.58
Harga Minyak Mentah Anjlok 2 Persen Usai Sinyal Kesepakatan AS-Iran
kumparan · 27 September 2026 pukul 12.02
Harga Minyak Melejit, Brent Naik 3,4% di Tengah Negosiasi AS-Iran
Liputan6.com · 25 September 2026 pukul 08.00