Harga Minyak Mentah Naik Imbas Kenaikan Pasokan dari Teluk Persia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak mentah naik pada awal perdagangan Rabu (7/10) seiring para pedagang menilai dampak kenaikan pasokan melalui Selat Hormuz dan peningkatan serangan Iran terhadap kapal. Brent untuk penyelesaian Desember naik 0,9 persen menjadi USD 101,44 per barel, sementara WTI untuk pengiriman November naik 0,8 persen menjadi USD 90,18 per barel. Operasi Perdagangan Maritim Inggris melaporkan setidaknya sembilan serangan di jalur air pada bulan ini, dengan setengahnya terjadi di Selat Hormuz dan Teluk Persia. Wakil Presiden AS JD Vance menyatakan bahwa Iran telah menabrak beberapa kapal, namun tidak cukup untuk menghentikan aliran minyak dan gas. Washington tetap terbuka untuk diplomasi dan sedang berunding dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 7 Oktober 2026 pukul 06.32
Trump Ungkap Perang Iran akan Berakhir dengan Cara yang Baik atau Cara yang Tak Begitu Baik
SINDOnews · 6 Oktober 2026 pukul 21.32
CEO Vitol Peringatkan Harga Minyak Mentah Bisa Tembus USD200 Per Barel
CNN Indonesia · 6 Oktober 2026 pukul 10.38
Ekspor dari Timur Tengah Menguat, Harga Minyak Dunia Turun ke US$100
Warta Ekonomi · 6 Oktober 2026 pukul 08.09
Harga Minyak Turun Tipis, Pasar Tetap Waspadai Gangguan Pasokan Timur Tengah
Berita terkait
Harga Minyak Mentah Turun Usai Sinyal Pasokan Mengalir Lewat Selat Hormuz
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 09.44
Harga Minyak Mentah Naik, Trump Bakal Tingkatkan Serangan ke Iran
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 08.07
Harga Minyak Dunia Mendidih ke US$105,91 Per Barel imbas Pasokan
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 10.19
Trump Tolak Tawaran Damai Iran, Harga Minyak Langsung Terbang
Detik.com · 28 September 2026 pukul 08.01