Jakarta · Jumat, 2 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Harga Minyak Mentah Naik, Trump Bakal Tingkatkan Serangan ke Iran

Harga minyak mentah naik pada perdagangan Jumat (2/10) setelah AS memantau pengiriman kapal induk tambahan ke Timur Tengah, memicu kekhawatiran eskalasi konflik dengan Iran. Brent untuk penyelesaian Desember naik 0,2 persen ke USD 102,47 per barel, sementara WTI untuk November naik 0,1 persen ke USD 92,99 per barel. Kenaikan ini membangun dari kenaikan 4,4 persen Brent dan 2,7 persen WTI pada penutupan Kamis sebelumnya. Pentagon siap mengirim 10.000 personel maritim tambahan ke Teluk Persia jika diperlukan.

Pasar minyak tetap volatil karena ketegangan geopolitik yang berlanjut sejak perang AS-Iran. Brent berada hampir 70 persen lebih tinggi dibandingkan awal tahun, meskipun sedikit kemajuan diplomatik tercapai. Analis dari ANZ Group menyatakan pasokan rendah dan kekhawatiran akan serangan Iran terhadap aset AS menjadi faktor dorong utama. Laporan tentang kapal tanker yang diserang di Selat Hormuz menambah ketegangan.

Iran tidak memuat minyak mentah ke kapal tanker pada September, menunjukkan dampak sanksi laut AS. Pemerintah Trump juga mendesak Uni Eropa untuk melepaskan persediaan diesel guna mencegah kelangkaan bahan bakar global. Menteri Keuangan AS Scott Bessent meminta bantuan Eropa untuk meredakan tekanan pasokan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait