Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Harga Minyak Naik Tajam Usai Trump Ancam Gempur Iran Habis-habisan

Harga minyak dunia melonjak tajam pada perdagangan Rabu (29/7/2026) setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan menyerang Iran secara habis-habisan sebagai balasan atas peluncuran rudal balistik oleh Korps Garda Revolusi Islam terhadap pasukan AS di Timur Tengah. Harga minyak mentah Brent naik sekitar 7% ke level US$ 89,94 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) menguat sekitar 6,9% menjadi US$ 84,69 per barel.

Serangan rudal Iran menargetkan pangkalan AS di Yordania, meskipun Komando Pusat AS menyatakan rudal-rudal tersebut berhasil dicegat. Kejadian ini mengakhiri jeda singkat dalam konflik, setelah sebelumnya harga minyak sempat anjlok di awal pekan karena situasi tampak menuju de-eskalasi. AS dan Saudi juga melakukan serangan balasan terhadap beberapa lokasi senjata teroris di Irak timur.

Kekhawatiran pasar semakin meningkat setelah kelompok Houthi dilaporkan kembali menargetkan fasilitas minyak Arab Saudi. Para ahli peringatkan bahwa serangan terhadap fasilitas produksi, penyimpanan, hingga pelabuhan minyak di Timur Tengah berpotensi besar mengganggu pasokan energi global.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait