Trump Ancam Iran, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 7% Tembus USD90 per Barel
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak dunia melonjak lebih dari 7% pada perdagangan Rabu (30/7/2026) setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan memberikan respons keras terhadap dugaan serangan Iran terhadap pasukan AS di Timur Tengah. Pernyataan Trump memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi terganggunya pasokan energi global.
Brent, patokan harga minyak dunia, naik lebih dari 7% ke kisaran USD90 per barel. Minyak mentah acuan AS (WTI) juga menguat sekitar 7% ke level USD84,60 per barel. Serangan Iran berupa rudal balistik menargetkan pangkalan militer AS di Yordania, namun Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan seluruh rudal berhasil dicegat.
Eskalasi ini mengakhiri optimisme pasar yang sempat muncul awal pekan terkait harapan deeskalasi konflik. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali memanas, memperkuat kekhawatiran terhadap kelancaran pasokan energi dunia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 08.16
Trump Ancam Balas Iran, Harga Minyak Naik Nyaris 8%
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 21.12
Harga Minyak Naik Tajam Usai Trump Ancam Gempur Iran Habis-habisan
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 20.48
Trump Ancam Balas Habis-habisan Serangan Iran ke Yordania
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 13.02
Iran Serang Kuwait Lagi, Targetnya Fasilitas Militer AS
Berita terkait
Harga Minyak Dunia Melesat 1,27% usai Trump Tolak Proposal Damai Iran
CNN Indonesia · 28 September 2026 pukul 09.56
Harga Minyak Menguat Setelah Trump Tolak Proposal Damai Iran
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 08.32
Trump Tolak Tawaran Damai Iran, Harga Minyak Langsung Terbang
Detik.com · 28 September 2026 pukul 08.01
Trump Tolak Proposal Gencatan Senjata Iran untuk Buka Selat Hormuz
kumparan · 27 September 2026 pukul 00.23