Harga Minyak Naik Tipis ke US$102,6, Pasar Cermati Sinyal Pasokan dan Risiko Timur Tengah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak mentah dunia naik tipis pada Jumat (2/10/2026) dengan Brent mencapai US$102,60 per barel (+0,28%) dan WTI US$93,14 (+0,29%). Kenaikan didorong oleh kekhawatiran pasokan akibat China menghentikan ekspor bahan bakar serta rencana AS mengirim pasukan tambahan ke Timur Tengah. Lonjakan harga Kamis menjadi pemicu pasar mencermati sinyal pasokan campuran. Ekspor Arab Saudi yang membaik dan upaya Eropa melepas cadangan diesel menyeimbangkan risiko geopolitik. Pasar saat ini menunggu konfirmasi keputusan AS melanjutkan serangan ke Iran serta kebijakan batasan ekspor diesel Amerika Serikat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 09.51
Harga Minyak Panas Lagi ke US$102,6 saat Tunggu Sinyal Pasokan Global
JawaPos · 30 September 2026 pukul 15.30
Harga Minyak Dunia Rabu 30 September 2026 Fluktuatif Saat Pasokan Timur Tengah Mereda
SINDOnews · 2 Oktober 2026 pukul 08.31
Harga Minyak Dunia Naik Gila-gilaan: China Bekukan Ekspor BBM, Pasukan AS Bergerak
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 08.07
Harga Minyak Mentah Naik, Trump Bakal Tingkatkan Serangan ke Iran
Berita terkait
Harga Minyak Dunia Rabu 30 September 2026 Fluktuatif Saat Pasokan Timur Tengah Mereda
JawaPos · 30 September 2026 pukul 08.45
Geopolitik Memanas, Harga Minyak Dunia Diproyeksi Tembus US$102,50 per Barel
Warta Ekonomi · 20 September 2026 pukul 14.00
Harga Minyak Turun 1%, Pasar Mulai Redam Kekhawatiran Gangguan Pasokan Timur Tengah
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 09.17
Harga Minyak Turun ke US$104 usai Saudi Buka Keran Pasokan via Oman
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 10.32