Harga Minyak Panas Lagi ke US$102,6 saat Tunggu Sinyal Pasokan Global
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak dunia naik tipis pada Jumat (2/10) ke US$102,60 per barel untuk Brent dan US$93,14 untuk WTI. Kenaikan terjadi setelah lonjakan >US$4/barel pada Kamis (1/10) akibat laporan AS mengirim pasukan militer tambahan ke Timur Tengah serta pembatasan ekspor bahan bakar China. China kembali membatasi ekspor diesel, bensin, dan bahan bakar pesaw setelah masa libur sepeka, belum ada izin ekspor untuk Oktober. AS meminta Jerman, Prancis, dan UE melepaskan cadangan darurat bahan bakar untuk menurunkan tekanan harga. Meski naik tipis, Brent tetap turun 1,93% minggu ini namun naik 14% September, sementara WTI hanya naik 4% September.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 08.50
Harga Minyak Naik Tipis ke US$102,6, Pasar Cermati Sinyal Pasokan dan Risiko Timur Tengah
JawaPos · 30 September 2026 pukul 15.30
Harga Minyak Dunia Rabu 30 September 2026 Fluktuatif Saat Pasokan Timur Tengah Mereda
SINDOnews · 2 Oktober 2026 pukul 08.31
Harga Minyak Dunia Naik Gila-gilaan: China Bekukan Ekspor BBM, Pasukan AS Bergerak
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 18.45
China Setop Ekspor BBM, RI Bakal Kena Imbasnya? Ini Kata ESDM
Berita terkait
Tekanan Timur Tengah Makin Panas, Harga Minyak Dunia Naik Lagi ke USD105 per Barel
SINDOnews · 29 September 2026 pukul 11.18
Harga Minyak Dunia Mendidih ke US$105,91 Per Barel imbas Pasokan
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 10.19
Harga Minyak Turun ke US$104 usai Saudi Buka Keran Pasokan via Oman
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 10.32
Harga Minyak Dunia Sulit Turun dari US$100, Pasokan kian Tipis
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 15.00