Harga Solar di AS Cetak Rekor Baru, Ini Pemicunya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5569336/original/055015700_1777438671-2.jpg)
Harga solar di AS mencapai US$ 6,3 per galon pada 16 September 2026, rekor tertinggi. Lonjangan dipicu oleh konflik Timur Tengah dan ketegangan Amerika Serikat-Israel-Iran yang mengganggu produksi serta transportasi minyak. Di California, harga solar mencapai US$ 8,2 per galon. Brent turun 1% menjadi US$ 107,7 per barel, namun naik 6,4% secara mingguan. WTI berada di US$ 104 per barel. Di Inggris, harga bensin dan solar mencapai level tertinggi sejak 2022, yakni masing-masing 169,68 pence per liter (Rp 40.532) dan 191,68 pence per liter (Rp 45.777). Presiden Trump menyatakan lonjangan terkait upaya mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir. Analis memproyeksikan setiap kenaikan US$ 10 per barel akan menambah 7 pence (Rp 1.668) per liter bahan bakar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 13.00
Krisis Bahan Bakar Global: Eksekutif Minyak AS Peringatkan Kelangkaan Akut
Berita terkait
Harga Minyak Mentah Ditutup Bervariasi Imbas Eskalasi Konflik Timur Tengah
kumparan · 4 September 2026 pukul 08.31
Harga Solar AS Meroket Dekati Rekor Tertinggi
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 18.00
Harga Minyak Mentah Dunia Menguat Tipis Usai AS Perketat Sanksi atas Iran
JawaPos · 25 Agustus 2026 pukul 09.01
Harga Minyak Dunia Melonjak, Harga BBM Global Diprediksi Meroket
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 17.59