Jakarta · Selasa, 8 September 2026Cari
WargaKonoha

HDFA Bidik Pembiayaan Rp4,15 Triliun pada 2026

PT Radana Bhaskara Finance Tbk (HDFA) menargetkan penyaluran pembiayaan baru sebesar Rp4,15 triliun pada 2026. Pada semester I-2026, perseroan telah menyalurkan Rp1,64 triliun, dengan kontribusi terbesar dari pembiayaan factoring (Rp900 miliar/54,88%), diikuhi ABF (Rp560 miliar/34,15%), dan modal usaha (Rp180 miliar/10,98%).

Direktur Utama Lim Eng Khim menyatakan ekspansi dilakukan secara selektif karena portofolio fokus (pertambangan dan perkebunan) rentan fluktuasi harga komoditas. Sektor komoditas dan logistik tetap menjadi peluang, didukung produksi nikel yang naik dari 1,6 juta ton (2022) ke 2,5 juta ton (2025), proyeksi 3,74 juta ton (2030), dan kontribusi transportasi-logistik terhadap PDB yang tumbuh dari Rp719,6 triliun (2021) ke Rp1.466,2 triliun (2025).

HDFA mengandalkan kemitraan dengan dealer alat berat, truk, serta perbankan lokal, internasional, dan syariah untuk mendanai ekspansi. Keunggulan kompetitif perseroan adalah kecepatan proses, fleksibilitas, dan independensi yang memungkinkan kolaborasi dengan berbagai brand principal alat berat dan kendaraan niaga.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait