OJK catat pembiayaan sektor hijau capai Rp93,70 triliun pada Juli 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pembiayaan sektor hijau yang diklasifikasikan dalam Kategori Usaha Keuangan Berkelanjutan (KUKB) pada industri perusahaan pembiayaan atau multifinance mencapai Rp93,70 triliun pada Juli 2026, setara dengan 17,25 persen dari total penyaluran pembiayaan industri perusahaan pembiayaan. Pada industri modal ventura, pembiayaan KUKB mencapai Rp15,37 triliun atau 90,44 persen dari total penyertaan atau pembiayaan pada periode yang sama. Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan OJK, Agusman, menyatakan bahwa sektor hijau menjadi ruang pengembangan bagi industri multifinance dan modal ventura seiring meningkatnya kebutuhan akan kegiatan usaha yang mendukung pembiayaan berkelanjutan. Namun, ia menekankan pentingnya penerapan manajemen risiko, prinsip kehati-hatian, tata kelola yang baik, dan perlindungan konsumen dalam pengembangan pembiayaan sektor hijau. Secara keseluruhan, piutang pembiayaan perusahaan pembiayaan pada Juli 2026 tumbuh 2,01 persen secara tahunan menjadi Rp513,05 triliun, didukung oleh peningkatan pembiayaan modal kerja sebesar 6,32 persen. Pembiayaan modal ventura terkontraksi 0,46 persen menjadi Rp16,32 triliun, sementara industri pinjaman daring atau pindar tumbuh 24,76 persen menjadi Rp105,63 triliun. Industri pegadaian juga menunjukkan pertumbuhan signifikan dengan penyaluran naik 50,73 persen menjadi Rp160,78 triliun, dengan pembiayaan terbesar pada produk gadai sebesar Rp136,39 triliun. Di sisi lain, industri lembaga keuangan mikro (LKM) mengalami kontraksi 0,40 persen menjadi Rp1,05 triliun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 18.00
Pembiayaan Multifinance Masih Tumbuh Terbatas, NPF Naik Tipis
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 19.19
OJK Catat Pembiayaan Tembus Rp513 Triliun, Modal Kerja Tumbuh 6,32%
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 17.31
OJK Catat Pembiayaan Pinjol Tembus Rp105,63 T Juli 2026, Naik 24,76%
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 16.02
OJK Buka-bukaan: 16 Perusahaan Pembiayaan Belum Cukup Modal
Berita terkait
APPI Curhat Soal Penggunaan Jasa Debt Collector, Ini Alasannya!
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 15.11
OJK Ungkap Sederet Tantangan Industri Multifinance
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 12.54
Debitur Sulit Bayar, NPF Multifinance Sudah 3%
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 10.26
WOM Finance (WOMF) Ungkap Strategi Pembiayaan Kala BI Rate Naik
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 13.00