Hindari Defisit Belanja, Negara Ini Terpaksa Jual Saham BUMN
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

India menjual saham BUMN untuk mengatasi defisit fiskal yang menyempit. Pemerintah telah menjual 10 perusahaan milik negara sejak awal tahun, termasuk Cochin Shipyard, Indian Railways Finance Corp, NHPC, dan Coal India. Penjualan terbesar adalah 6,5% saham Life Insurance Corporation of India dengan pendapatan US$3,3 miliar (Rp59,06 triliun) dengan diskon 10%. Total penjualan mencapai US$6,5 miliar (Rp116,33 triliun), menjadi rekor tertinggi dalam lebih dari 10 tahun. Target tahunan penggalangan dana sebesar Rp150,33 triliun sudah tercapai 65%. Ahli menilai strategi ini penting untuk mengatasi tekanan inflasi dan kendala fiskal di tengah pertumbuhan ekonomi tercepat di negara ekonomi besar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 10 Agustus 2026 pukul 14.05
Seskab Teddy Ungkap Isi Pertemuan dengan Haji Isam
CNBC Indonesia · 9 Agustus 2026 pukul 15.00
Video: Jaga Mesin Pertumbuhan Lewat Industri Pengolahan - Magang Hub
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 07.27
Industri TPT Tumbuh 6,36 Persen, Investasi Semester I-2026 Naik 11,85 Persen
Berita terkait
Pemerintah Siapkan 3 Mesin Pertumbuhan Ekonomi, dari Industri hingga SDM
Liputan6.com · 2 Oktober 2026 pukul 14.00
Wamenkeu Beberkan Arah APBN 2027, Defisit Turun Jadi 2,4%
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 14.40
Belanja APBN 2027 Dipatok Rp4.106 T, Mampukah Dongkrak Ekonomi RI?
CNN Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 07.26
APBN 2027 Resmi Disahkan, Pemerintah Bongkar Jurus Baru Kejar Ekonomi Tumbuh 6 Persen
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 17.36