Hobi Hidup Mewah Saat Rakyat Susah, Rumah Orang Terkaya Dijarah Habis
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Istana Darussalam Sultan Mahmud Kesultanan Langkat digeruduh warga pada Revolusi Sosial 1946 di Sumatra Timur. Kekayaan fantastis disebabkan minyak di Telaga Said, Pangkalan Brandan, setelah Royal Dutch Petroleum mengkonsesikan lahan. Sultan Mahmud (1927-1946) adalah penguasa paling kaya di Sumatra Timur, dengan pendapatan US$472.094 tahun 1931, 13 limosin, dan dua kapal pesiar pribadi. Gaya hidup mewah para ningrat menjadi jurang pemisah dengan realitas rakyat miskin, memicu kebencian anti-feodalisme yang menghancurkan kesultanan tersebut.
Bagikan
Berita terkait
Rumah Orang Terkaya Sumatra Dijarah Warga, Harta Benda Ludes Diangkut
CNBC Indonesia · 6 September 2026 pukul 12.15
Drone Irak Serbu Pipa Arab Saudi, Harga Minyak Bisa Naik Tinggi
CNBC Indonesia · 12 September 2026 pukul 16.30
Breaking, IHSG Anjlok 1% Lebih ke Level 6.506
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 09.03
IHSG Sesi I Tertekan 0,58% ke Level 6.647
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 12.53