Jakarta · Senin, 28 September 2026Cari
WargaKonoha

IAW Desak Kejagung Telusuri Aliran Uang di Kasus Chromebook Rp1,5 Triliun

Indonesian Audit Watch (IAW) meminta Kejaksaan Agung tidak hanya menghitung kerugian negara Rp1,567 triliun dalam kasus pengadaan Chromebook, tetapi menelusuri aliran uang, barang, lisensi hingga keuntungan korporasi. IAW menyarankan penyidikan korporasi menggunakan pendekatan 'follow the money' dan 'follow the product' untuk memetakan setiap unit, lisensi, invoice, dan pembayaran dari distributor hingga penerima manfaat akhir. Penyidik harus membedakan margin bisnis wajar dengan keuntungan dugaan korupsi, serta menguji apakah korporasi secara sadar terlibat melawan hukum atau hanya menerima pembayaran dari proyek yang merugikan negara.

Berita terkait