IHSG Diproyeksi Lanjutkan Koreksi, Sentimen Konflik AS-Iran Tekan Pasar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 1,33 persen ke level 6.589,34 pada perdagangan Kamis (10/9), dan diperkirakan akan melanjutkan koreksi pada perdagangan Jumat (11/9). Menurut analis Phintraco Sekuritas, IHSG berada di bawah level MA5 dan MA10, sementara indikator MACD dan Stochastic RSI membentuk Death Cross. Akibatnya, IHSG berpotensi menguji level MA20 di 6.525, dan jika melampaui level tersebut, dapat mencoba support berikutnya di 6.460-6.500. Sentimen negatif dipengaruhi oleh pelemahan indeks bursa Asia dan kenaikan harga minyak Brent di atas USD 102 per barel akibat konflik AS-Iran. Investor juga menantikan keputusan ECB dan data inflasi PPI. Rupiah melemah 0,2 persen ke Rp 17.547 per dolar AS, tertekan oleh defisit APBN dan kenaikan harga minyak. MNC Sekuritas memproyeksikan IHSG masih dalam tekanan jual, berpotensi menguji 6.505-6.584, dengan area penguatan di 6.737-6.837. Saham yang disarankan: CDIA, DEWA, UNTR, dan AADI.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 16.40
IHSG Anjlok 1,29%! Babak Belur Dihajar Harga Minyak dan Obligasi AS
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 12.02
IHSG Melemah ke 6.670 Akibat Kenaikan Harga Minyak Global dan Tensi Geopolitik
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 09.05
IHSG Dibuka Menguat 0,15% Dekati Level 6.700
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 09.05
IHSG Dibuka Menguat 0,22% Tembus Level Psikologis 6.700
Berita terkait
IHSG Dibuka Menguat 0,22 Persen ke Level 6.700
kumparan · 9 September 2026 pukul 09.03
IHSG Sesi 1 Turun 0,11 Persen ke Level 6.660,79
kumparan · 4 September 2026 pukul 11.35
IHSG Sesi 1 Turun Tipis ke Level 6.581,45, Bursa Asia Kompak Merah
kumparan · 2 September 2026 pukul 12.09
IHSG Dibuka Naik 0,4%, Uji Level 6.600 hari Ini
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 09.02