Jakarta · Jumat, 11 September 2026Cari
WargaKonoha

IHSG Diproyeksi Lanjutkan Koreksi, Sentimen Konflik AS-Iran Tekan Pasar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 1,33 persen ke level 6.589,34 pada perdagangan Kamis (10/9), dan diperkirakan akan melanjutkan koreksi pada perdagangan Jumat (11/9). Menurut analis Phintraco Sekuritas, IHSG berada di bawah level MA5 dan MA10, sementara indikator MACD dan Stochastic RSI membentuk Death Cross. Akibatnya, IHSG berpotensi menguji level MA20 di 6.525, dan jika melampaui level tersebut, dapat mencoba support berikutnya di 6.460-6.500. Sentimen negatif dipengaruhi oleh pelemahan indeks bursa Asia dan kenaikan harga minyak Brent di atas USD 102 per barel akibat konflik AS-Iran. Investor juga menantikan keputusan ECB dan data inflasi PPI. Rupiah melemah 0,2 persen ke Rp 17.547 per dolar AS, tertekan oleh defisit APBN dan kenaikan harga minyak. MNC Sekuritas memproyeksikan IHSG masih dalam tekanan jual, berpotensi menguji 6.505-6.584, dengan area penguatan di 6.737-6.837. Saham yang disarankan: CDIA, DEWA, UNTR, dan AADI.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait