IHSG Ditutup Melemah 0,14% ke Level 6.590,90, Didorong 344 Saham Melemah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

IHSG ditutur pada Rabu (2/9/2026) turun 9,04 poin atau 0,14% ke level 6.590,90. Sepanjang hari, indeks bergerak antara 6.561,00-6.629,54. Nilai transaksi mencapai Rp15,50 triliun dengan volume 60,81 miliar saham. Sebanyak 344 saham melemah, 290 saham menguat, dan 329 saham stagnan.
Tekanan IHSG didorong oleh kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah global, terutama US Treasury 10 tahun naik menjadi 4,792%. Harga minyak dunia melonjak 5% pada Selasa (1/9/2026), memicu kekhawatiran inflasi serta suku bunga di AS. Di dalam negeri, inflasi Indonesia mencapai 3,19% pada Agustus 2026, sementara PMI manufaktur turun ke 49,8, berada di bawah level 50 yang menandakan kontraksi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 12.25
IHSG Sesi 1 Berakhir di Zona Merah, Turun 0,28% ke 6.581,45
ANTARA News · 2 September 2026 pukul 16.22
Rupiah melemah dipengaruhi kenaikan imbal hasil treasury AS
kumparan · 2 September 2026 pukul 14.01
IHSG Menguat di Awal Bulan, Akankah Mitos September Effect Masih Berlaku?
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 13.00
Harga Emas Pegadaian 2 September 2026: Galeri24 dan UBS Sentuh Rp 2,5 Juta
Berita terkait
IHSG Diproyeksi Konsolidasi di 6.535–6.635, Ini Sentimennya
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 08.37
IHSG Dibuka Sempat Menguat 0,40%, Tembus 6.626 di Tengah Gejolak Global
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 09.31
IHSG Menguat 1,14% ke Level 6.599,94, Transaksi Capai Rp20,73 Triliun
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 16.34
3 Faktor Ini Jadi Pemicu Imbal Hasil Obligasi Global Meningkat
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 19.00