Rupiah melemah dipengaruhi kenaikan imbal hasil treasury AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah melemah 0,11 persen menjadi Rp17.763 per USD pada Rabu, dipengaruhi kenaikan imbal hasil Treasury AS dan ekspektasi kebijakan Fed yang lebih ketat. PMI manufaktur Agustus turun ke 49,8 (zona kontraksi), menjadi faktor negatif. Inflasi Agustus naik 3,19 persen tahunan dari 2,88 persen, namun tetap dalam target BI. Neraca perdagangan Juli kembali surplus $120 juta setelah defisit $450 juta pada Juni, memberi dukungan rupiah meski nilainya tipis karena impor tumbuh 27,02 persen lebih cepat daripada ekspor 6,05 persen.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 17.15
Rupiah Hari Ini Melemah Lagi, Tertekan Imbal Hasil Treasury AS
SINDOnews · 2 September 2026 pukul 16.39
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.763, Tekanan Dolar AS Diramal Masih Berlanjut
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 15.05
Rupiah Ditutup Melemah 0,31%, Dolar AS Naik ke Rp17.750/US$
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 15.05
Rupiah Ditutup Melemah 0,23%, Dolar AS Naik ke Rp17.750/US$
Berita terkait
Sentimen dari The Fed Menguat, Bagaimana Kondisi Rupiah Hari Ini
JPNN.com · 2 September 2026 pukul 13.04
IHSG Diproyeksi Konsolidasi di 6.535–6.635, Ini Sentimennya
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 08.37
IHSG Menguat 1,14% ke Level 6.599,94, Transaksi Capai Rp20,73 Triliun
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 16.34
Rupiah melemah seiring memanasnya hubungan AS dengan Iran
ANTARA News · 31 Agustus 2026 pukul 16.41