IHSG Jeblok 2%, BEI Tepis Aturan Saham Rp1 Jadi Biang Kerok
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 2,053% atau 128,26 poin dalam dua hari perdagangan, menyentasi level 6.044,98 pada Selasa pagi (29/9/2026). Penurunan ini terjadi setelah Bursa Efek Indonesia (BEI) menghapus batas minimum harga saham Rp50, memungkinkan saham di bawah Rp50 diperdagangkan. BEI menolak menyalahkan kebijakan tersebut sebagai penyebab utama, menyatakan anjloknya saham gocap merupakan proses pembentukan harga wajar. Dari data BEI per 25 September 2026, hanya 26 saham yang masih di level Rp50 dengan bobot IHSG sekitar 1,91%. Penurunan IHSG lebih dipengaruhi pergerakan saham berkapitalisasi besar dan sentimen pasar global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 06.00
IHSG Babak Belur Awal Kebijakan Harga Rp1, 5 Saham Ini Jadi Top Loser
Detik.com · 29 September 2026 pukul 05.55
Sederet Saham Jeblok Saat Aturan Rp 1 Resmi Berlaku
kumparan · 29 September 2026 pukul 10.37
BEI Sebut Saham Rp 50 Hanya Berbobot 1,91% di IHSG, Tak Signifikan ke Pelemahan
Detik.com · 29 September 2026 pukul 09.57
Bos Bursa Buka-bukaan Dampak Batas Saham Gocap Dihapus ke IHSG
Berita terkait
IHSG Dibuka Menguat 0,27% ke Level 6.315 Hari Ini
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 10.39
IHSG Anjlok 1,70% ke 6.429,88 pada Sesi I, Seluruh Sektor Melemah
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 13.53
IHSG Melesat, Tapi 10 Saham Ini Terjun Bebas hingga 35,56%
Warta Ekonomi · 22 Agustus 2026 pukul 21.09
Breaking! IHSG Anjlok 2%
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 09.34