Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

IHSG Kembali ke 6.000 di 2026: Siapa Pembeli Saat Asing Keluar?

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menembus level 6.000 pada tahun 2026, didukung aksi beli investor domestik, terutama ritel. Pada penutupan 13 Juli 2026, IHSG menguat 1,92% ke 6.186,36, dan per 30 Juli bertahan di 6.196,43. Pemulihan ini terjadi setelah IHSG sempat terkoreksi lebih dari 30% dari posisi awal tahun 8.748,13, dengan net sell investor asing mencapai Rp71,17 triliun per 30 Juli.

Dua faktor utama di balik pemulihan adalah peringkat utang Indonesia yang dipertahankan BBB stabil oleh S&P Global Ratings, dan pembelian selektif saham berkapitalisasi besar yang valuasinya tertekan. Sebelumnya, pelemahan IHSG dipengaruhi ketidakpastian global, persepsi kebijakan domestik, dan rebalancing portofolio dana global, dengan data makro seperti PMI Manufaktur turun ke 46,9 dan inflasi naik ke 3,34%.

Pergantian Gubernur Bank Indonesia dari Perry Warjiyo ke Destry Damayanti sebagai pejabat sementara menjadi variabel baru bagi pasar, yang dapat memengaruhi kebijakan moneter dan stabilitas rupiah. Sementara itu, basis investor domestik membesar, dengan total investor pasar modal mencapai 28,96 juta SID per Juni 2026, naik 42,3% dibanding tahun sebelumnya. Pelajaran penting dari semester I-2026 adalah relevansi diversifikasi portofolio dalam mengelola risiko.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait