BI: Inflasi September terjaga didukung kebijakan moneter dan sinergi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia (BI) melaporkan inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) September 2026 terjaga berkat konsistensi kebijakan moneter dan sinergi antara pemerintah pusat serta daerah melalui TPIP dan TPID. Data BPS menunjukkan inflasi bulanan sebesar 0,30% (mtm) dan inflasi tahunan sebesar 3,28% (yoy). BI optimis inflasi tahun 2026 dan 2027 tetap terkendali dalam sasaran 1,5% hingga 3,5%.
Inflasi inti tercatat 0,10% (mtm) dan 2,84% (yoy), dipengaruhi biaya pendidikan dan harga emas dunia. Kelompok volatile food mengalami kenaikan 1,46% (mtm) dan 5,03% (yoy) akibat gangguan cuaca pada komoditas cabai, beras, dan telur. Sementara itu, administered prices mencatat inflasi rendah mendekati 0% (mtm) dan 3,25% (yoy), dipicu kenaikan BBM nonsubsidi namun terimbangi penurunan tarif angkutan udara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 11.09
Breaking News! RI Catat Inflasi 0,30% pada September 2026
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 18.25
Sisa 3 Bulan, BI Rate Naik Ikuti The Fed? Ini Bocoran dari Thamrin
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 10.05
Inflasi September Tembus 3,28%, Dompet Warga RI Aman?
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 08.25
Neraca Dagang RI Balik Surplus Lagi!
Berita terkait
Inflasi Juli 2026 Diproyeksikan Melandai
Liputan6.com · 2 Agustus 2026 pukul 19.45
Gubernur BI: Ekonomi Indonesia Tergerus 0,1% Tiap Suku Bunga Naik 25 Bps
SINDOnews · 28 September 2026 pukul 19.12
Bank Indonesia: Kenaikan BI-Rate 25 Bps Bisa Pangkas Pertumbuhan Ekonomi 0,1%
kumparan · 28 September 2026 pukul 17.48
Tak Ikut AS, BI Ungkap Alasan Tahan Suku Bunga Acuan
Liputan6.com · 28 September 2026 pukul 15.30