Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

IIF Biayai 6 Proyek Infrastruktur di Semester I-2026, Nilainya Rp 2,5 T

PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) membiayai enam proyek infrastruktur baru senilai Rp 2,5 triliun pada semester pertama 2026. Angka ini melampaui total komitmen pembiayaan dan investasi baru sepanjang 2025 yang mencapai Rp 799 miliar. Proyek-proyek tersebut tersebar di sektor kesehatan, pelabuhan, telekomunikasi dan data, serta energi terbarukan.

Hingga Juni 2026, total aset IIF meningkat menjadi Rp 15 triliun, naik 4,6% year-on-year, dengan aset produktif mencapai Rp 13,4 triliun. Layanan advisory IIF memperoleh sembilan mandat baru senilai Rp 19 miliar, naik tiga kali lipat dari 2025, termasuk untuk program Waste-to-Energy. Pendapatan operasional turun menjadi Rp 542,7 miliar dari Rp 653,9 miliar karena pelunasan dipercepat oleh nasabah, yang juga menurunkan laba bersih menjadi Rp 38,2 miliar dari Rp 85,3 miliar.

Meski demikian, pendapatan nonbunga tumbuh 54,8% menjadi Rp 43 miliar. Rasio kecukupan modal IIF tercatat 56,79% dan rasio kredit bermasalah membaik menjadi 3,49%. Presiden Direktur IIF, Rizki Pribadi Hasan, menyatakan optimisme untuk ekspansi bisnis. Pada bulan ini, IIF menyelesaikan tiga transaksi baru senilai hampir Rp 833 miliar di bidang logistik, energi terbarukan, dan pengolahan air, serta menghimpun pendanaan lebih dari Rp 1,3 triliun dari lembaga keuangan domestik dan internasional.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait