Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

Produksi Migas Medco Capai 170 Ribu Barel per Hari pada Semester I 2026

PT Medco Energi Internasional Tbk mencatatkan produksi minyak dan gas (migas) sebesar 170 ribu barel setara minyak per hari (mboepd) pada semester I 2026, dengan kontribusi gas mencapai 72 persen dari total produksi. Pencapaian ini didukung oleh kinerja optimal di sejumlah blok migas termasuk Blok Corridor, Lapangan Forel dan Terubuk di South Natuna Sea Block B, pengeboran lapangan Bualuang di Thailand, serta operasi penuh proyek Senoro Fase 2A. CEO Ronald Gunawan menyatakan fokus perseroan pada optimalisasi aset dan eksekusi proyek sesuai jadwal, dengan proyek Sakakemang diproyeksikan mencapai gas pertama pada kuartal ketiga 2027.

Pada sisi keuangan, Medco Energi mencatatkan pendapatan sebesar USD 1.415 juta, EBITDA USD 805 juta, dan laba kotor USD 588 juta. Biaya kas produksi migas terjaga di USD 8,4 per barel, di bawah panduan tahunan. Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai USD 275 juta, meningkat dari periode yang sama tahun sebelumnya. Utang konsolidasi pada akhir Juni 2026 tercatat sebesar USD 4.128 juta dengan kas dan setara kas sebesar USD 1.402 juta. Rasio utang bersih terhadap EBITDA untuk Restricted Group sebesar 1,4x, di bawah batas panduan 2,5x. Peringkat kredit perseroan dari Pefindo (idAA-) dan lembaga internasional (Fitch, S&P, Moody's) tetap dipertahankan.

Segmen ketenagalistrikan mencatatkan penjualan listrik sebesar 2.323 GWh, dengan energi terbarukan menyumbang 25 persen dari total penjualan. Investasi pada PT Amman Mineral Internasional juga memberikan kontribusi positif sejalan dengan operasional penuh smelter tembaga dan emas. Medco Energi mempertahankan panduan produksi 2026 pada kisaran 165-170 mboepd dan menaikkan panduan belanja modal untuk segmen migas menjadi USD 450-475 juta serta hingga USD 50 juta untuk ketenagalistrikan.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait