Ijazah Jokowi Dibuat di Pasar Pramuka? Roy Suryo Ngaku Siap Hadirkan Saksi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Roy Suryo menyampaikan tudingan baru terkait dugaan pembuatan ijazah palsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pasar Pramuka, Jakarta. Dalam tayangan YouTube iNews, Roy mengklaim bahwa aparat kepolisian tidak mengusut kasus ini secara tuntas dan mendesak agar Pasar Pramuka diperiksa kembali. Ia juga menyebutkan rencana membawa saksi yang diduga memiliki keterkaitan dengan pembuatan ijazah Jokowi ke persidangan, dengan tujuh orang yang sedang dicari, salah satunya diharapkan hadir sebagai saksi.
Roy mengaitkan kasus ini dengan penelitian mantan intelijen Sri Radjasa Chandra, yang menurutnya menggambarkan secara rinci keterkaitan Pasar Pramuka dengan isu ijazah Jokowi. Ia juga meminta aparat memeriksa seorang profesor berinisial P dan anak buahnya, yang diduga terlibat dalam jaringan pembuatan ijazah palsu.
Sebelumnya, Roy juga menyampaikan kritik terhadap sikap aparat kepolisian yang dianggap tidak objektif dalam menyelidiki kasus ini. Ia menilai pentingnya mengungkap fakta di balik dugaan pembuatan ijazah palsu tersebut agar kebenaran dapat terungkap sepenuhnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 22.38
Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Siapkan Saksi dari Pasar Pramuka
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 23.40
Bonatua Silalahi: Ijazah Jokowi Bisa Dibatalkan Bila Proses Belajarnya Bermasalah
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 20.52
Yakup Hasibuan Sebut Roy Suryo Tak Pernah Meneliti Ijazah Asli Jokowi
Berita terkait
Ade Darmawan: Kalau Ijazah Jokowi Palsu, Kenapa Tak Laporkan Teman Seangkatannya Juga?
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 10.49
Bandingkan Kasus Jokowi dengan Eks Bupati Sragen, Ahli Ungkap Cara Bongkar Ijazah Palsu
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 07.20
Soroti Temuan Kejanggalan Skripsi oleh Roy Suryo, Pakar Wanti-wanti Ijazah Jokowi Bisa Dibatalkan
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 07.00
Eks Intel Senior sebut Presiden Prabowo Sudah Tahu Kalau Ijazah Jokowi Palsu
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 14.09