Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Impor Migas Naik,Singapura hingga AS Jadi Negara Asal Utama

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor kumulatif Indonesia pada Januari–Juni 2026 naik 18,69% menjadi US$ 137,24 miliar dibanding periode sama tahun sebelumnya. Kenaikan ini didorong impor migas yang melonjak 38,71% menjadi US$ 22 miliar. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono menyebut kenaikan impor Juni 2026 terlihat dari sisi nilai dan volume, namun penyebabnya masih perlu dikaji lebih lanjut, termasuk kemungkinan pengaruh biaya angkutan barang impor.

Negara asal utama impor migas Indonesia adalah Singapura (28,36%), disusul Malaysia (19,72%), dan Amerika Serikat (8,55%). Rincian komoditas migas: impor minyak mentah US$ 16,16 miliar dan hasil minyak US$ 5,85 miliar. Volume impor minyak mentah bergerak fluktuatif: Januari 2,52 juta ton (US$ 1,20 juta), Februari 610 ribu ton (US$ 280 ribu), Maret 1,56 juta ton (US$ 850 ribu), April 1,60 juta ton (US$ 1,09 juta), Mei 710 ribu ton, dan Juni US$ 1,72 juta. Negara asal impor minyak mentah utama: Nigeria (24,91%), Angola (15,41%), dan Arab Saudi (13,62%).

Diberitakan juga oleh


Berita terkait