Impor RI Naik 34,27% Jadi US$26 M di Juli, Terbanyak Disumbang Migas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai impor Indonesia pada Juni 2026 mencapai US$25,91 miliar, naik 34,27% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan ini terutama didorong oleh impor minyak mentah yang meningkat signifikan. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, menyampaikan bahwa impor migas mencapai US$4,56 miliar atau melonjak 105,15% secara tahunan, sementara impor nonmigas tercatat US$21,35 miliar atau naik 25,05%. Ia menambahkan bahwa peningkatan nilai impor tahunan banyak disumbang oleh impor nonmigas dengan andil 22,17%.
Berdasarkan kelompok penggunaannya, seluruh kategori impor mengalami kenaikan tahunan pada Juni 2026. Impor barang konsumsi naik 17,46%, sedangkan impor bahan baku dan penolong menjadi pendorong utama dengan lonjakan 38,94% dan andil terhadap impor sebesar 26,94%. Adapun impor barang modal juga meningkat 26,53% pada periode yang sama.
Data ini dirilis BPS pada Senin, 3 Agustus 2026, dan mencerminkan aktivitas perdagangan internasional Indonesia yang terus menguat, khususnya pada sektor energi dan bahan baku industri.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 13.46
Impor Migas Naik,Singapura hingga AS Jadi Negara Asal Utama
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 05.55
Impor RI Naik Tajam, Ini Biang Keroknya
CNN Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 17.46
BPS Catat Impor RI Tembus US$25,91 M per Juni 2026, Ini Penyebabnya
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 15.25
Surplus Dagang RI Tembus Rp 64,4 Triliun Hingga Juni 2026
Berita terkait
Banjir Produk China, Ini 5 Negara Paling Banyak Impor ke RI
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 12.53
BPS Umumkan Ekspor RI US$25,46 miliar pada Juni 2026, Naik 8,84%
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 11.32
Uni Eropa Percepat Kesepakatan Dagang dengan Asia Tenggara
Detik.com · 25 September 2026 pukul 17.55
Garis Kemiskinan RI Cuma Rp669 Ribu, Ekonom Bongkar Jurang Besar antara Data dan Realitas
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 15.11