Indef Beberkan 3 Sektor Kunci Penggerak Ekonomi Indonesia di RAPBN 2027
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3985854/original/017397500_1649154112-20220405-Bank-Dunia-Ekonomi-Indonesia-6.jpg)
Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Indef, M. Rizal Taufikurahman, menyatakan ada tiga sektor kunci penggerak pertumbuhan ekonomi nasional, yaitu ketahanan pangan, ketahanan energi, dan industrialisasi. Ketiganya dinilai memiliki dampak pengganda (multiplier effect) tertinggi untuk menggerakkan roda produksi jangka pendek hingga menengah, menjaga inflasi, serta meningkatkan nilai tambah domestik.
Terkait kebijakan anggaran, penetapan target defisit APBN sebesar 2,4 persen dinilai mencerminkan disiplin fiskal di tengah rendahnya rasio pajak. Kredibilitas target fiskal ini bergantung pada ketegasan pemerintah dalam mereprioritisasi belanja negara, yakni mengalihkan anggaran dari pos belanja ber-multiplier rendah ke sektor produktif yang memicu investasi swasta dan membuka lapangan kerja.
Selain itu, Indef menyoroti program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyerap anggaran besar. Agar tidak sekadar menjadi belanja konsumtif, program ini harus terintegrasi langsung dengan para pelaku ekonomi lokal, seperti petani, nelayan, dan UMKM, guna memastikan perputaran dana negara benar-benar menggerakkan ekonomi kerakyatan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 17 Agustus 2026 pukul 07.55
Indef: Emas berperan strategis jadi instrumen diversifikasi cadangan
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 16.40
Rupiah Diprediksi Berpotensi Melemah pada Senin
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 16.30
Anggaran Pendidikan 2027 Capai Rp 820,9 T, untuk MBG Ada Rp 240 T
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 12.37
Dari Pertumbuhan 6% hingga Defisit 2,4%, ini Target yang Prabowo Bidik dalam RAPBN 2027
Berita terkait
Target Pertumbuhan Ekonomi 6% di RAPBN 2027, Indef Ingatkan Risiko Fiskal
Liputan6.com · 15 Agustus 2026 pukul 19.00
Purbaya Klaim Penerimaan Pajak hingga Pertengahan Agustus Melonjak 30%
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 21.07
Anggaran ketahanan pangan Rp195,3 triliun pada RAPBN 2027
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 18.22
Komeng Bicara soal MBG: Programnya Bagus, Cuma yang Kerjanya Enggak Bener!
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 13.25