Indeks Inklusi Keuangan Syariah Indonesia Hanya 13,24 %, Butuh Inovasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indeks inklusi keuangan syariah Indonesia masih rendah, yakni hanya 13,24 persen, meskipun indeks literasinya mencapai 43,07 persen, menurut Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026. Data ini disampaikan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan Badan Pusat Statistik (BPS). Dibandingkan dengan keuangan konvensional yang mencapai 93,53 persen inklusi dan 69,57 persen literasi, terlihat masih ada kesenjangan signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat tentang keuangan syariah belum sejalan dengan penggunaan produknya.
Untuk meningkatkan inklusi, inovasi produk dan layanan sesuai kebutuhan masyarakat dianggap penting. Presiden Direktur Prudential Syariah, Iskandar Ezzahuddin, menekankan bahwa strategi pengembangan industri harus didukung dengan edukasi dan akses yang luas. Program literasi dan inklusi keuangan syariah telah melibatkan lebih dari 240 ribu individu hingga kuartal III 2026, melalui kolaborasi dengan organisasi Muslim, universitas, dan komunitas di berbagai wilayah.
Upaya ini bertujuan memperkuat pemahaman masyarakat, khususnya terkait produk asuransi syariah, agar inklusi keuangan syariah dapat berkembang secara merata dan inklusif di seluruh Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 30 September 2026 pukul 21.10
Populasi Muslim RI 87%, OJK Soroti Pangsa Pasar Keuangan Syariah Baru 11,24%
JPNN.com · 30 September 2026 pukul 14.30
Prudential Syariah Ajak Mahasiswa Rancang Strategi Perluas Akses Asuransi
Berita terkait
Indeks Inklusi Keuangan Syariah Indonesia Hanya 13,24 %, Butuh Inovasi
JawaPos · 30 September 2026 pukul 16.15
Literasi Keuangan RI Lampaui Target 2029, Lebih Cepat 3 Tahun
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 19.10
OJK Kejar Target Inklusi Keuangan 98% pada 2045, Soroti Tantangan Gen Z
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 21.00
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp 3.250 Triliun, yang Akses Cuma 13%
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 17.34