Jakarta · Kamis, 3 September 2026Cari
WargaKonoha

Indikator Ungkap Carut-Marut MBG: Vendor Kejar Untung dan Nyari Gampangnya, Makanan Berlimpah Dibuang Orang Mampu, Si Miskin Luput

Survei nasional Indikator Politik Indonesia pada Juli 2026 melibatkan 3.700 responden mengungkapkan ketimpangan distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebanyak 31 persen rumah tangga yang membutuhkan justru tidak pernah menerima MBG, sementara 52,7 persen rumah tangga yang tidak membutuhkan tetap mendapatkan. Faktor utama ketimpangan ini adalah insentif komersial vendor yang cenderung memilih wilayah perkotaan dengan logistik mudah dan margin tinggi, sehingga daerah terpencil seperti Maluku dan Papua hanya mencapai 22 persen penerimaan dibandingkan 80 persen di Banten dan Pulau Jawa.

Berita terkait