Indonesia Siapkan Pembangunan PLTN Berkapasitas 7 GW
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5047517/original/026938700_1733987828-4df070af-279f-458d-928a-c6d92ce69ac1.jpeg)
Pemerintah Indonesia merencanakan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) dengan kapasitas sekitar 7 GW sebagai bagian dari transisi energi nasional. Program ambisius ini bertujuan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan sumber energi eksternal guna memperkuat ketahanan ekonomi terhadap risiko geopolitik global.
Selain nuklir, pemerintah juga menargetkan pengembangan energi surya hingga 100 GW, serta mengoptimalkan potensi panas bumi, tenaga air, dan biofuel. Diversifikasi sumber energi domestik ini dilakukan untuk memastikan pasokan listrik yang andal bagi rumah tangga, fasilitas kesehatan, dan sektor ekonomi demi mencapai kemandirian energi jangka panjang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 6 Oktober 2026 pukul 19.45
Kapasitas capai 7 GW, Hashim Djojohadikusumo: Indonesia Memulai Proyek Nuklir yang Sangat Ambisius
JawaPos · 6 Oktober 2026 pukul 16.45
Asia Pasifik Sumbang Separo Investasi di Transisi Energi, Anindya Bakrie Sebut Peluang untuk RI
JawaPos · 6 Oktober 2026 pukul 15.45
Kebutuhan Dananya Ditaksir capai Rp 3,3 Triliun, PLN IP Kembangkan PLTS Terintegrasi BESS
JPNN.com · 6 Oktober 2026 pukul 15.00
PLN Indonesia Power Bangun Ekosistem Energi Terintegrasi
Berita terkait
Pemerintah: Regulasi percepatan PLTS 100 GWp masih dibahas antar-K/L
ANTARA News · 8 September 2026 pukul 15.50
PLTS Pulau Sembur Siap Dukung Program PLTS 100 GWp
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 16.45
Proyek PLTS 100 GWp Dimulai dari Bali, Prabowo tak Ingin Impor Minyak Lagi
JPNN.com · 25 Agustus 2026 pukul 22.36
Zulkifli Sebut Indonesia Menuju E20 dalam 5 Tahun
Liputan6.com · 6 Oktober 2026 pukul 19.15