Kapasitas capai 7 GW, Hashim Djojohadikusumo: Indonesia Memulai Proyek Nuklir yang Sangat Ambisius
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indonesia merencanakan pengembangan energi ambisius melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) dengan kapasitas 7 gigawatt (GW). Program ini masuk dalam master plan energi nasional guna memperkuat ketahanan energi dan menjamin ketersediaan listrik bagi masyarakat, termasuk di daerah terpencil.
Selain nuklir, pemerintah menargetkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt peak (GWp). Penetapan lokasi tapak pembangunan PLTN dijadwalkan terealisasi pada 2026 atau paling lambat 2027, dengan pertimbangan pemilihan teknologi yang tepat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 6 Oktober 2026 pukul 17.30
Indonesia Siapkan Pembangunan PLTN Berkapasitas 7 GW
CNBC Indonesia · 6 Oktober 2026 pukul 16.45
Dalam 2 Tahun, RI Bakal Tuntaskan Masalah 34 Gunung Sampah
CNBC Indonesia · 6 Oktober 2026 pukul 12.30
Rosan Blak-Blakan, RI Punya 3.700 GW Energi Terbarukan
Berita terkait
Biodiesel Perkuat Posisi Indonesia dalam Ketahanan Energi Global
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 13.35
100 Tahun Panas Bumi Indonesia, Pemerintah Kejar Potensi 30 GW untuk Ketahanan Energi
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 15.01
Potensi Energi Bersih RI Jumbo, Baru Terpakai 16,32 GW
Liputan6.com · 29 Juli 2026 pukul 16.45
KESDM: Potensi EBT 3.687 GW buka ruang pengembangan energi bersih RI
ANTARA News · 29 Juli 2026 pukul 14.25