Industri Aset Digital Hadapi Tantangan Kepercayaan dan Kepatuhan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Industri aset digital Indonesia masih menghadapi tantangan kepercayaan pengguna, manajemen risiko, dan kepatuhan regulasi. OSL Indonesia, PAKD resmi OJK, membuka kantor baru di Jakarta untuk memperkuat komunikasi dengan nasabah dan pemangku kepentingan. Melalui program Voice of Customer (VoC), pengguna dapat memberikan masukan untuk pengembangan layanan. Platform berkomitmen memberikan layanan sesuai kebutuhan investor Indonesia dengan tetap memperketat manajemen risiko dan menyesuaikan proses operasional dengan regulasi. Pengguna dihadapkan pada risiko fluktuasi harga, likuiditas, teknologi, dan perubahan regulasi. OSL Indonesia menekankan pentingnya riset mandiri sebelum bertransaksi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 22.45
Perkuat Pasar Lokal, Pedagang Kripto Berizin OJK OSL Indonesia Resmikan Kantor Baru
Berita terkait
OJK Catat 22,93 Juta Akun Kripto, Industri Aset Digital Kian Berkembang
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 22.12
Aset Digital Mulai Masuk Agenda Investasi dan Sektor Keuangan RI
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 16.36
Video: Nasib Investasi Kripto Hadapi Gejolak Timur Tengah-Perang Tarif
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 13.32
OJK Jatuhkan 1.277 Sanksi di Pasar Modal, Denda Tembus Rp327 Miliar
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 16.35