Inflasi Medis Tembus 10%-19%, Asuransi Tak Bisa Sembarangan Naikkan Premi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Ciputra Life menghadapi inflasi medis Indonesia yang mencapai 10%-19%, rata-rata di atas 10%. Perusahaan tidak memperbolehkan penaikan premi secara sembarangan, melainkan memperkuat pengendalian klaim dan koordinasi layanan kesehatan. Strategi utama adalah meminimalkan over-utilization dengan membatasi layanan yang tidak perlu serta menerapkan Coordination of Benefit (CoB) dengan BPJS Kesehatan. Fokus pada produk asuransi kesehatan korporasi, Ciputra Life memastikan penggunaan manfaat sesuai kebutuhan peserta. Premi semester I-2026 mencapai Rp387,6 miliar, tumbuh 53% dari Rp253,2 miliar tahun sebelumnya. Pengendalian biaya dilakukan sambil menjaga perlindungan peserta sekaligus mematuhi dorongan regulator PPOK 36/2025 tentang koordinasi layanan kesehatan.
Bagikan
Berita terkait
Bukan Naikkan Premi, Ciputra Life Pilih Cara Ini Hadapi Biaya Medis
Warta Ekonomi · 22 Agustus 2026 pukul 10.52
Biaya Berobat Terus Naik, Bagaimana Tetap Dapat Perlindungan Kesehatan Maksimal?
SINDOnews · 4 Agustus 2026 pukul 15.28
Dua belas tahun JKN, setara puluhan tahun negara lain
ANTARA News · 29 Juli 2026 pukul 14.21
Kinerja 2025 Moncer, Ciputra Life Bukukan Laba Bersih Rp99,3 miliar
JPNN.com · 22 Agustus 2026 pukul 03.20