Jakarta · Selasa, 1 September 2026Cari
WargaKonoha

Inflasi Tahunan RI Tembus 3,19%, Pangan dan Rokok Jadi Biang Kerok

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan Indonesia pada Agustus 2026 sebesar 3,19%, atau kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 108,51 pada Agustus 2025 menjadi 111,97 pada Agustus 2026. Inflasi bulanan (month-to-month) mencapai 0,21%, dengan akumulasi tahun kalender (year-to-date) sebesar 1,86%.

Tiga kelompok utama pengeluaran yang mendorong inflasi tahunan meliputi: (1) pangan dan rokok, (2) bahan bakar dan listrik, serta (3) penyewaan dan akomodasi. Di antara komoditas yang menjadi pendorong inflasi bulanan, daging ayam ras menjadi dominan dengan kontribusi 0,17%. Komoditas lain seperti cabai rawit, ikan segar, beras, kacang panjang, buncis, jagung manis, mentimun, semangka, SKM, dan SPM juga masing-masing memberikan kontribusi kecil namun signifikan.

BPS menyatakan bahwa kenaikan harga pangan dan rokok menjadi biang kerok utama dalam pembentukan tingkat inflasi yang lebih tinggi pada periode tersebut.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait