Ingin Wapres Seperti Jusuf Kalla, Kepala Bakom Syahganda Desak Prabowo Ganti Gibran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Badan Komunikasi (Bakom) RI Syahganda Nainggolan mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk mempertimbangkan pergantian Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Dalam siniar dengan pakar hukum Refly Harun pada 3 Oktober 2026, Syahganda menilai kinerja Gibran belum sejalan dengan beban pemerintahan yang ditanggung Prabowo. Ia membandingkan situasi dengan masa pemerintahan SBY-JK, di mana Jusuf Kalla aktif menangani krisis Aceh, tsunami, dan gempa bumi. Syahganda juga menyoroti kontroversi seputar putusan Mahkamah Konstitusi dan persoalan ijazah yang menyertahi proses pencalonan Gibran. "Anda sudah tidak pantas lagi, sudah jelas cacat ijazah, cacat konstitusi," katanya. Ia menekankan bahwa Prabowo sedang melakukan pergeseran paradigma ekonomi negara yang membutuhkan pendamping yang mampu membagi beban kerja secara efisien.
Syahganda berargumen bahwa wakil presiden ideal harus mampu mengambil alih sebagian tugas ketika presiden sibuk dengan agenda lain, baik dari segi wilayah maupun bidang. Ia mengusulkan agar partai politik mencari sosok senior atau teknokrat seperti Jusuf Kalla atau Boediono sebagai pengganti. "Kita cari orang yang betul-betul bisa ikut bekerja," ujurnya. Konstitusi, menurutnya, memberikan ruang bagi pergantian wapres apabila Gibran bersedia mengundurkan diri. Syahganda menegaskan bahwa dalam dua tahun pemerintahan ke depan, dibutuhkan sosok pendamping yang siap mendukung kebijakan dan representasi publik secara aktif.
Dalam konteks ini, Syahganda menekankan pentingnya adanya kohesi antara presiden dan wakil presiden agar kebijakan nasional dapat dijalankan dengan lancar. Ia juga menegaskan bahwa sikap serius terhadap kinerja kabinet dan pembagian tugas menjadi kunci keberhasilan pemerintahan. Dengan demikian, ia berharap adanya evaluasi menyeluruh terhadap peran wakil presiden demi mewujudkan pemerintahan yang lebih responsif dan akuntabel.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 19.46
Bahas Politik, Menko Dudung Ungkap Sikap Pemerintah Jelang Putusan MK
Berita terkait
'Kalau Gak Masuk Kasihan', Syahganda Disebut Masuk Istana Bukan Tanda Prabowo-Jokowi Retak
Warta Ekonomi · 6 Oktober 2026 pukul 08.58
Gibran Terancam Didiskualifikasi? Sinyal Prabowo ke MK Jadi Sorotan Pakar
Warta Ekonomi · 6 Oktober 2026 pukul 08.20
Pakar: Syahganda Sudah Terlalu Lama Menunggu Panggilan Masuk Pemerintahan
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 19.00
Viral Kepala Bakom Syahganda Dorong Gibran Diganti: Sudah Jelas Cacat Ijazah, Cacat Konstitusi
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 16.25