Insentif Baru Bisa Masuk APBN 2027, Kemenkeu: Ada Ruang dari Efisiensi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menyatakan APBN 2027 masih memiliki ruang untuk mengakomodasi insentif baru berkat efisiensi dalam pelaksanaan anggaran. Sebagian insentif sudah termasuk dalam APBN, namun ruang fiskal tetap tersedia untuk kebijakan baru yang muncul selama tahun anggaran. Pemerintah mengandalkan efisiensi di pos belanja untuk menampung program atau insentif tambahan tanpa menambah beban APBN secara langsung. Suahasil Nazara menegaskan keberhasilan APBN tidak diukur dari besarnya belanja, melainkan dampaknya terhadap target ekonomi seperti pertumbuhan, inflasi, pengurangan kemiskinan, dan penciptaan lapangan kerja. Pendekatan dinamis ini memungkinkan penyesuaian kebijakan selama 2027.
Bagikan
Berita terkait
Wamenkeu Juda Beberkan Jurus APBN 2027, Defisit Dijaga 2,4%
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 21.20
APBN 2027 Disahkan, Anggaran Rp4.106 Triliun Didorong Berdampak ke Ekonomi
SINDOnews · 29 September 2026 pukul 22.21
Menkeu: APBN 2027 dirancang pruden di tengah ketidakpastian global
ANTARA News · 29 September 2026 pukul 19.07
Anggaran Subsidi Energi 2027 Dipangkas Jadi Rp 261,5 Triliun
kumparan · 29 September 2026 pukul 14.01