Wamenkeu Juda Beberkan Jurus APBN 2027, Defisit Dijaga 2,4%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Menteri Keuangan Juda Agung memaparkan kebijakan APBN 2027 dengan tema 'Tumbuh Lebih Tinggi, Sejahtera Lebih Cepat'. APBN 2027 memiliki tiga fungsi utama: mendorong pertumbuhan ekonomi melalui investasi dan pembangunan, melindungi masyarakat dengan perlindungan sosial dan pemberdayaan kelompok rentan, serta melakukan transformasi ekonomi melalui hilirisasi dan industrialisasi. Untuk mendukung belanja negara, pemerintah memperluas basis pajak dengan teknologi, memperkuat pengawasan, serta mengoptimalkan penerimaan PNBP melalui SIMBARA. Defisit APBN 2027 ditetapkan 2,4% PDB dengan dominan pembiayaan domestik. Pemerintah mengurangi ketergantungan pada investor asing dengan menurunkan porsi kepemilikan asing pada SBN dari 40% menjadi 13-14%. Pengelolaan fiskal yang disiplin menjadi fondasi utama untuk menjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 14.40
Wamenkeu Beberkan Arah APBN 2027, Defisit Turun Jadi 2,4%
SINDOnews · 29 September 2026 pukul 22.21
APBN 2027 Disahkan, Anggaran Rp4.106 Triliun Didorong Berdampak ke Ekonomi
Berita terkait
APBN 2027 Disahkan, Belanja Naik Jadi Rp 4.106 T
Detik.com · 29 September 2026 pukul 11.22
Menkeu: APBN 2027 dirancang pruden di tengah ketidakpastian global
ANTARA News · 29 September 2026 pukul 19.07
DPR Setujui Pendapatan Negara RUU APBN 2027 Rp 3.435,10 Triliun, Target Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen
JawaPos · 29 September 2026 pukul 19.05
Rincian Lengkap APBN 2027 yang Baru Saja Disahkan DPR
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 13.30