Investasi RI Melesat 6,67%, Ekonom Soroti Peran MBG dan KDMP
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pada kuartal II-2026, investasi di Indonesia tumbuh sebesar 6,67% dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh belanja dari program prioritas pemerintah, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Kepala Ekonom Bank Mandiri, Andry Asmoro, menjelaskan bahwa kedua program tersebut meningkatkan aktivitas investasi, terutama di sektor konstruksi dan industri otomotif.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) berkontribusi sebesar 2,06 poin persentase terhadap pertumbuhan ekonomi pada kuartal II-2026, naik dari 1,79 poin persentase pada kuartal sebelumnya. Kontribusi ini menjadi salah satu pendorong utama, yang menopang pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 5,29% di tengah ketidakpastian global.
Andry menekankan bahwa agar pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, peran investasi swasta perlu ditingkatkan. Pemerintah harus menciptakan iklim usaha yang kondusif sehingga sektor swasta dapat tumbuh lebih agresif dan melengkapi dorongan dari belanja negara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 08.29
Menko Airlangga Ungkap 3 Mesin Pertumbuhan Ekonomi RI 2027, Ada Digitalisasi hingga Bursa Mineral
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 18.22
Pemerintah Sebut Prospek Pertumbuhan Ekonomi RI Positif
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 14.10
Realisasi Investasi Semester I-2026 Tembus Rp1.010 Triliun, Prabowo Optimistis Ekonomi Tumbuh 6%
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 13.45
Ekonomi Indonesia Bisa Tumbuh di Atas 5%, Ada Syaratnya
Berita terkait
ANTARA gelar ABF 2026 bahas arah ekonomi RI satu dekade ke depan
ANTARA News · 23 September 2026 pukul 10.24
Ekonomi RI Diproyeksikan Tetap Tumbuh di Tengah Ketidakpastian Global
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 11.57
Jaringan Bisnis Indonesia-Singapura Diperluas untuk Buka Peluang Kerja Sama
JawaPos · 13 September 2026 pukul 08.00
Ekonomi Indonesia Diproyeksikan Tetap Tumbuh Resilien di Tengah Ketidakpastian Global dan Dinamika Pasar Keuangan
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 05.10