Keluarga Kaya China Kembali Lirik Singapura, Keamanan Jadi Alasan Utama
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4587079/original/058184700_1695602277-jisun-han-cjSsSQ7Yedk-unsplash.jpg)
Keluarga kaya China kembali tertarik untuk menempatkan aset dan berinvestasi di Singapura, meskipun sebelumnya sebagian dari mereka sempat meninggalkan negara tersebut setelah skandal pencucian uang senilai US$ 3 miliar pada 2023. Alasan utama kembali ke Singapura adalah keamanan dan stabilitas yang ditawarkan, terutama di tengah ketidakpastian geopolitik dan ketatnya pengawasan Beijing terhadap kekayaan di luar negeri. Beberapa keluarga juga mempertimbangkan pindah ke Singapura untuk tinggal secara permanen atau mendapatkan kewarganegaraan, karena Hong Kong dianggap terlalu dipengaruhi oleh China. Selain itu, ketidakamanan di Timur Tengah, seperti konflik di Dubai, juga mendorong kembali minat ke Singapura. Pemerintah Singapura juga telah melonggakakan aturan untuk family office pada Juli 2026, sementara permintaan properti mewah dari pembeli China naik 35% pada semester I 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 27 Agustus 2026 pukul 11.00
Malaysia Gencar Tarik Investasi Data Center Berbasis AI, Targetkan Jadi Hub di Asia Tenggara
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 21.00
Senjata Baru China Super Canggih, Dunia Bersiap Hadapi Petaka
Berita terkait
China Perketat Aturan Perbatasan, Warga Taiwan Terancam Dilarang Keluar
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 08.11
Madura Siap-Siap Berubah Total karena Ada Mega Proyek, China Mau Masuk
CNBC Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 11.15
Waspada! Modus Palsu Apple Kuras Kripto Korban hingga Rp2,7 Miliar
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 20.10
Rating Agency China Puji Iklim Investasi RI, Sugiono: Ini Kepercayaan Besar
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 15.10