Jakarta · Jumat, 11 September 2026Cari
WargaKonoha

Malaysia Kebanjiran Duit Konglomerat China

Malaysia menjadi tujuan utama investasi miliarder China karena valuasi aset yang lebih murah dibandingkan Singapura. Aliran modal ini mencakup pembelian properti untuk pribadi maupun bisnis, terutama di wilayah Kuala Lumpur, Malaka, dan Penang. Fenomena ini didorong oleh besarnya jumlah miliarder China yang mencapai 1.110 orang.

Di sisi lain, Singapura tetap menjadi safe haven bagi kekayaan offshore berkat stabilitas pemerintahan dan rezim pajak yang menarik. Konflik di Timur Tengah memicu kembalinya dana dan pengiriman emas fisik dalam jumlah besar dari Dubai ke Singapura. Kelompok ultra-high-net-worth individual (UHNWI) terus mengalokasikan kekayaan pada instrumen keuangan, properti, dan emas yang harganya diprediksi Goldman Sachs dapat mencapai US$ 4.900 per troy ounce.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait