Investor Ritel Kabur dari Bursa Korsel, Borong Saham Negara Ini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Investor ritel Korea Selatan berbondong-bondong memindahkan dananya ke pasar saham Amerika Serikat di tengah kekhawatiran koreksi pasar domestik. Data Korea Securities Depository mencatat pembelian bersih saham AS oleh investor Korea mencapai US$4,5 miliar pada Juli 2024, mendekati rekor US$5 miliar pada Januari. Sebagian besar dana mengalir ke American Depositary Receipts (ADR) perusahaan Korea yang tercatat di bursa AS, termasuk US$840 juta untuk ADR produsen chip SK Hynix. ADR SK Hynix bahkan diperdagangkan dengan premi sekitar 10% dibanding sahamnya di pasar domestik, yang dinilai ahli sebagai tanda spekulasi berlebihan.
Selain ADR, investor Korea juga gencar membeli produk investasi berleverage tinggi di pasar AS. Empat dari 10 instrumen AS dengan pembelian bersih terbesar oleh investor Korea pada Juli merupakan produk berleverage, termasuk Direxion Daily Semiconductor Bull 3X Shares ETF (SOXL) yang memberikan kinerja tiga kali lipat dari indeks semikonduktor. Minat terhadap produk-produk ini menunjukkan investor ritel Korea masih mengambil posisi agresif meski berpindah ke bursa AS.
Para analis menilai perpindahan dana ini belum tentu mengubah pandangan investasi investor Korea. Sebagian besar saham AS yang dibeli masih berkaitan dengan tema artificial intelligence dan semikonduktor yang sebelumnya juga menjadi fokus di pasar domestik. Investor dinilai hanya mengganti instrumen dan lokasi geografis demi kualitas dan likuiditas lebih tinggi, yang berpotensi menambah volatilitas pada saham-saham favorit ritel di pasar AS.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 11.30
Kospi Anjlok Hampir 5 Persen, Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi AS
Berita terkait
Bursa Korsel Perpanjang Jam Perdagangan hingga Malam Mulai 14 September
kumparan · 13 September 2026 pukul 13.30
Booming Chip Jadi Petaka, Warga Skip Makan Demi Nutup Rugi Investasi
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 09.25
Tren Baru Muncul di Pasar Keuangan Global: "Worrisome"
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 08.40
Kapitalisasi Pasar Bursa Korsel Menguap Rp 18.000 Triliun
CNBC Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 18.50