Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Gencatan Senjata Berakhir, Iran Isyaratkan Siap Hadapi Invasi Darat AS

Militer Iran melalui Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengisyaratkan peralihan strategi dari defensif ke ofensif menyusul berakhirnya Nota Kesepahaman (MoU) gencatan senjata dengan Amerika Serikat pada hari Senin. Brigadir Jenderal Yadollah Javani menegaskan kesiapan pasukannya untuk melakukan tindakan apa pun, termasuk memberikan "kejutan strategis", guna mempertahankan negara di tengah meningkatnya ketegangan terkait kendali Selat Hormuz.

Sebagai bentuk pencegahan, juru bicara IRGC Hossein Mohebbi menyebut infrastruktur energi, listrik, dan internet milik AS serta sekutu regional sebagai target potensial jika infrastruktur sipil Iran diserang. Selain itu, muncul wacana serangan darat terhadap kepentingan AS di Bahrain dan Kuwait. Strategi ofensif ini diperkuat oleh Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei melalui penunjukan tokoh-tokoh senior IRGC, termasuk Mayor Jenderal Ahmad Vahidi, untuk memastikan pencegahan maksimal terhadap musuh.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait