Iran Tak Percaya AS, Rudal-Drone Digenjot untuk Hadapi Perang Lebih Besar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Iran dilaporkan memanfaatkan masa tenang pasca-penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan AS pada Juni 2026 untuk memperkuat persiapan militer menghadapi konflik yang lebih besar. Berdasarkan laporan The Wall Street Journal, Teheran meningkatkan produksi rudal dan drone, memperluas operasi kontraintelijen, serta memperbesar pengaruh Garda Revolusi Iran (IRGC) terhadap militer reguler. Langkah ini diambil karena pimpinan Iran menilai AS dan Israel hanya mengulur waktu melalui gencatan senjata.
MoU tersebut sebelumnya menjanjikan pelonggaran sanksi dan akses dana beku senilai 300 miliar dollar AS bagi Iran, dengan imbalan pembukaan kembali Selat Hormuz dan kelanjutan pembicaraan program nuklir. Namun, situasi memburuk beberapa pekan kemudian setelah Iran kembali menyerang kapal di Selat Hormuz. Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei juga melakukan restrukturisasi keamanan, menempatkan tokoh-tokoh veteran IRGC pada posisi strategis, termasuk Ahmad Vahidi sebagai komandan IRGC.
IRGC dilaporkan mengirim penasihat ke Irak, Yaman, dan Lebanon untuk berkoordinasi dengan sekutu Teheran, serta menempatkan persenjataan di wilayah yang menghadap Laut Merah. Skenario eskalasi baru yang disiapkan mencakup serangan pendahuluan, sabotase kabel internet bawah laut, hingga upaya memicu ketidakstabilan politik di negara-negara Teluk. Meski terdampak serangan AS dan Israel, Iran dinilai masih memiliki kemampuan mengancam jalur pelayaran dan infrastruktur energi kawasan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 08.06
Harga Minyak Hari Ini Menguat Tersengat Sikap Iran Soal Selat Hormuz
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 06.10
Trump Emosi, Ancam Bom Negara Arab Kaya Ini Gegara Selat Hormuz-Iran
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 22.07
Donald Trump Ancam Bombardir Oman Jika Coba Halangi Urusan AS dengan Iran
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 19.53
Halangi Pembukaan Selat Hormuz, Trump Ancam Bombardir Oman
Berita terkait
Garda Revolusi Iran Klaim Hancurkan Drone Laut AS di Selat Hormuz
Detik.com · 11 September 2026 pukul 17.08
US CENTCOM Klaim Rampungkan Serangan Terhadap Radar hingga Penebar Ranjau IRGC Iran
VOI · 2 September 2026 pukul 09.30
Kapal UEA Kembali Diserang di Selat Hormuz
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 00.01
Mojtaba Khamenei Tiba-Tiba Muncul, Beri Pesan ke Amerika
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 22.00