Halangi Pembukaan Selat Hormuz, Trump Ancam Bombardir Oman
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Di Washington, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan membombardir Oman secara habis-habisan jika negara itu menghalangi upaya pembukaan kembali Selat Hormuz. Ancaman tersebut disampaikan Trump dalam wawancara dengan Fox News. "Jika Oman menghalangi, kami akan membombardir mereka habis-habisan," katanya. Iran menyatakan telah melakukan pembicaraan dengan Oman mengenai pembukaan kembali jalur air strategis tersebut.
Selain ancaman terhadap Oman, Trump mengatakan bahwa Iran harus mengibarkan bendera putih tanda menyerah. Pemerintahannya telah menjalin jalur komunikasi langsung atau backchannel dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran. Trump menegaskan bahwa ia tidak berada di bawah tekanan untuk segera mengakhiri konflik tersebut. Mengenai IRGC, Trump berkata mereka adalah pemain poker yang hebat tetapi sedang sekarat. Ia menambahkan bahwa dirinya tidak punya jadwal waktu tertentu dan tidak terburu-buru.
Saat ditanya mengenai stok senjata Amerika Serikat yang ditempatkan di Timur Tengah, Trump menyatakan bahwa apa yang telah digunakan sejauh ini hanyalah sebagian kecil dari total yang ada.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 08.57
Trump Ancam Bom Oman Jika Ganggu Kesepakatan Selat Hormuz: Akan Kami Hancurkan
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 08.28
Harga Minyak Mentah Naik 2,65 Persen, Pasar Khawatir Trump Serang Oman
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 06.10
Trump Emosi, Ancam Bom Negara Arab Kaya Ini Gegara Selat Hormuz-Iran
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 15.25
Iran Geram Trump Klaim Selat Hormuz Wilayah Baru AS: Delusional!
Berita terkait
Trump Ancam Musnahkan Iran jika Berani Balas Serangan AS
Media Indonesia · 2 September 2026 pukul 15.07
IRGC Sebut Iran-Oman Capai Kesepakatan Soal Selat Hormuz
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 04.00
IRGC Sebut Trump Pembohong Besar, AS Gagal dan Harus Tinggalkan Timur Tengah
SINDOnews · 29 September 2026 pukul 17.39
Trump Ingin Nego Lagi tapi Iran Tak Sudi
Detik.com · 28 September 2026 pukul 20.33